Dosen Prodi PGSD UNIPMA Berikan Pelatihan Budidaya Ayam KUB kepada Warga Desa Teguhan
Universitas PGRI Madiun- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), Tiara Intan Cahyaningtyas, M.Pd., memberikan sosialisasi budidaya Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) kepada masyarakat Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Minggu (28/6), kemarin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Himpunan Mahasiswa Program Studi PGSD (HIMADIGSAR) bertajuk GSB dan Beraksi.
Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ayam KUB sebagai salah satu peluang usaha di sektor peternakan rakyat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani secara mandiri.
Dalam pemaparannya, Tiara Intan Cahyaningtyas, M.Pd., menjelaskan bahwa Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) merupakan hasil inovasi pemuliaan ayam kampung yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Ayam KUB dikembangkan melalui seleksi genetik untuk menghasilkan ayam kampung dengan produktivitas lebih tinggi dibandingkan ayam kampung pada umumnya.
Menurut Tiara Intan Cahyaningtyas, M.Pd., ayam KUB memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan ayam broiler, memiliki cita rasa seperti ayam kampung pada umumnya, serta mampu menghasilkan sekitar 150 hingga 200 butir telur per tahun. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa yang rata-rata hanya menghasilkan sekitar 50 hingga 60 butir telur setiap tahun.
"Melalui proses seleksi genetik, kelemahan ayam kampung yang umumnya memiliki produksi telur rendah dan memiliki naluri mengeram tinggi telah diminimalkan. Karena itu, ayam KUB memiliki produktivitas yang lebih baik tanpa menghilangkan karakteristik ayam kampung yang disukai masyarakat," jelas Tiara Intan Cahyaningtyas, M.Pd.
Selain produktivitas telur yang tinggi, ayam KUB juga memiliki pertumbuhan yang lebih cepat. Dalam pemeliharaan sekitar 10 minggu, bobot ayam dapat mencapai 800 gram hingga 1 kilogram sehingga dinilai potensial untuk dikembangkan oleh peternak skala rumah tangga maupun usaha kecil.
Tiara Intan Cahyaningtyas, M.Pd., mengatakan budidaya ayam KUB dapat menjadi alternatif usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
"Harapannya ibu-ibu di Desa Teguhan mulai tertarik membudidayakan ayam KUB sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein keluarga secara mandiri sekaligus membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga," pungkasnya.
Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman resmi www.unipma.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.



